Archive for the ‘Update’ Category

PostHeaderIcon Anak Ke-berapa?

Saya tipe orang yang suka berandai-andai….

Misal : andai saya jadi pilot, saya bisa pergi ke banyak tempat. Atau andai saya punya kantong ajaib atau pintu ke mana saja. Termasuk andai-andai saya yang ada sejak saya kecil sampai sekarang.

Andai saya bukan anak pertama.

Nah lo. Kok bisa? Read the rest of this entry »

PostHeaderIcon Buku Diary

Kalau saya pikir-pikir lagi, sebenarnya hobi tulis-tulis dan coret-coret saya sudah ada sejak kecil…

Pada jaman dahulu kala.. *lebay*
Jaman-jaman saya masih mau masuk TK, saya hobi sekali corat-coret pake crayon. Semua jadi media corat-coret, mulai dari taplak, meja, lemari, dll. Demi memfasilitasi kenakalan putri mereka, orang tua saya membelikan banyak sekali buku mewarnai dan menulis. Beranjak sedikit gede, masuk SD, entah kenapa ortu, tante, oom, teman-teman, bahkan guru TK saya memberikan buku diary sebagai hadiah ulang tahun saya. Buku diary itu…. mm.. itu looo.. buku note kecil mungil, biasanya halamannya berwarna-warni, trus ada gambar-gambar lucu tiap halaman.

Masuk SD, ada trend ‘mengisi biodata’. Jadi, saat itu tiap anak di kelas selalu saling todong untuk mengisi biodata di buku diary masing-masing. Walaupun cuma berisi nama, alamat, TTL, dkk, tapi karena ditulis dengan spidol dan bolpoin warna-warni, halaman buku diary-nya jadi ramai warna sekali. Ditambah lagi di akhir biodata biasanya ditambah pantun singkat atau tulisan yang dibuat model tangga. Plus, ada foto si penulis biodata. Lumayaaan, jadi bisa koleksi foto gebetan. *nah loh*

Pindah kelas 3 SD, buku diary saya jadi ’sampah’ curhat dengan tulisan besar-besar yang tidak rapi sama sekali. Tanpa sadar, buku diary pun menumpuk semakin banyak.

Kebiasaan menulis diary itu berlanjut sampai SMA. Yang lebih menyenangkan, buku diary saya ‘jalan’. Jadi, satu buku bisa berisi keseharian dari 8 teman dekat saya. Sampai sekarang buku2 tersebut masih trsimpan rapi. Lucu juga mungkin kalau djadikan buku :lol:

Sayang, lepas SMA kebiasaan ini terhenti. Teman-teman kontributor pngisi buku sudah merantau ke berbagai pelosok dunia. Beruntung ada social networking yang tetap membuat tali persahabatan kami terjaga. Media corat-coret pun dipindah ke media online. Buku diary online pertama saya ada di blog Friendster. Karena akses terbatas, saya berpindah ke blog gratisan Wordpress. Terakhir, ke blog ini. Full akses. Ada beberapa post private juga dari teman2 dekat saya. Jadi bukan karena iming2 menghasilkan uang atau semacamnya. Lebih kepada penyaluran hobi corat-coret saya saja. Sama seperti kalau dari kecil saya disodori alat musik, mungkin sekarang hobi saya dekat dengan musik.

Sodara-sodara waktu kecil punya buku diary juga?

PostHeaderIcon Bed Rest — 5 Minutes Update

Jadi, kemana kah saya selama ini?

Umm.. Beberapa waktu lalu saya cuti sementara dari kerjaan buat fokus sama urusan skripsi. Jadi wajar kalau ada beberapa orang yang mempertanyakan kehadiran saya di tempat kerja. Kemudian, bagaimana nasib skripsi saya? Sayangnya, tidak berjalan lancar seperti harapan saya.

Saya tau dan sadar, menyerah atau putus asa sangat tidak disukai oleh Tuhan. Juga fakta bahwa pelaut yang tangguh tidak dibentuk oleh lautan yang tenang. Oleh karena itu, saya tidak ingin menyerah begitu saja walaupun pada kenyataannya, mengharuskan saya berjuang sendiri. Menempa diri, mengeraskan hati. Tapi alarm tubuh saya telah berbunyi, dan lusa kemarin saya collapse. Nasihat dokter, yaaaa sama aja.. seperti dokter-dokter pada umumnya : saya harus bed rest, duduk manis, tidur-tiduran, memikirkan hal yang menyenangkan, menjauhi stres, kalau perlu berlibur. Whaaaat? Berlibur? Kerjaan saya masih banyak, Pak Dokteeeerrr………

Sedih? Jelas. Karena dengan begitu lagi-lagi kuliah saya molooor. Ditambah fakta mengecewakan beberapa orang dan harus collapse. Sigh. Menyebalkan. Tapi untuk waktu-waktu berjuang dan belajar kemarin, no regret at all.

Apakah saya menyerah? Tidak. Saya masih memperjuangkan kelulusan saya pastinya. Lalu kejadian collapse kemarin, saya rasa saya mendapat hikmahnya. Paling tidak sekarang, saya tau pasti kapasitas diri saya. Iya, Tuhan.. Maafkan saya yang tidak menyadari bahwa tiap manusia terlahir dengan peran dan kapasitasnya masing-masing. Maafkan saya yang tidak menyadari bahwa saya TIDAK mungkin bisa melakukan SEMUA hal. Maafkan saya yang telah menyakiti tubuh titipanMu ini.

*Biasa.. Bawaan demam : suka meracau tidak jelas. Aaaaaah.. Saya benci jadi ‘tahanan’ bed rest. Cuma bisa gulung-gulung kanan-kiri di atas kasur, ga bisa ngapa2in, maen henpon, apdet juga via henpon :cry:

PostHeaderIcon Cerita Penghujung Akhir Tahun #2: Ngaca!!

Hiyaaaah.. Kok ya pas rasanya postingan ini buat akhir tahun. Latar belakangnya dari kritikan dosen pembimbing saya tentang sikap saya yang keterlaluan. Pernah baca postingan saya tentang ketidaksetujuan saya dengan adanya calo? Menurut beliau, keberadaan calo tersebut justru tidak dapat disalahkan karena adanya keluarga yang harus dinafkahi. Pertanyaan pun kembali kepada saya, sudah sebenar apakah saya sampai bisa mengkritik orang lain? Sama seperti kalau Ibu saya yang bertanya, pertanyaan beliau pun berhasil membuat saya diam dan merenung :sad:

Iya. Saya memang terlalu sibuk menilai orang lain, padahal salah saya juga banyaknya amit-amit. Kemarin saat pergi ke KL saja saya meninggalkan tugas saya dan jadilah tugas tersebut keteteran. Parahnya, saya kadang tidak berpikir panjang bagaimana sikap saya dapat berimbas dan merugikan orang lain. Sudah? Yang lain banyaaak.. Nanti saya update lagi.

*to be continued…. saya telat ke kampus :cry:

PostHeaderIcon Cerita Penghujung Akhir Tahun #1: Tugas Akhir Saya..

Kalau dulu di blog yang satunya saya pernah buat list tentang judul-judul Tugas Akhir saya dan teman-teman angkatan saya, sekarang saya mau buat review sedikit tentang apa yang saya kerjakan untuk Tugas Akhir saya. Singkatnya, Tugas Akhir saya ini bertujuan untuk membuat aplikasi yang dapat digunakan untuk mencari solusi dari sebuah sistem singular dari dua persamaan diferensial biasa nonlinear. Ribet? Makanya dibaca sampai habis dulu.

Sebuah persamaan diferensial biasa (PDB) nonlinear tidak dapat diselesaikan dengan cara analitik seperti PDB linear biasanya. Permasalahan menjadi semakin rumit saat dua PDB nonlinear membentuk sebuah sistem yang singular, dimana nilainya sangat besar atau tidak terdefinisi pada O(0,0,0). Sehingga, untuk mencari penyelesaiannya digunakan metode numerik.

Nah, untuk menyelesaikan permasalahan numerik tersebut digunakan pendekatan dengan reproducing kernel space. Rep. kernel space yang kita gunakan di sini adalah W2[0,1] dan W1[0,1] dimana L:W2[0,1]->W1[0,1] merupakan bounded linear operator. Yang artinya, L merupakan transformasi linear dari dua vektor space yang telah ternormalisasi dan mempunyai batasan-batasan yang sama. Dalam hal ini, melalui definisi yang ada pada ref.[1], batasan tersebut yaitu u(0)=v(0)=0.

Setelah membuktikan bahwa kedua rep. kernel space tersebut bounded, maka kita dapat menggunakan rep. kernel dari W2[0,1] untuk mencari set vektor pada space tersebut. Set vektor yang kita dapatkan kemudian dinormalisasi dengan algoritma Gram-Schmidt. Hasil dari proses ini menghasilkan set ortonormal dan koefisien ortogonal. Kedua hasil inilah yang kemudian diproses lebih lanjut untuk mendapatkan solusi sistem singular dari dua persamaan diferensial biasa.

Sudah? Masih banyak detil sebenarnya. Besok-besok saya bagi lagi. Bukan berarti saya bener. Ini juga masih belajar. CMIIW. Feel free to contact or correct me..

*further reading :
1. Lu Xueqin, Cui Minggen. 2007. Solving a singular system of two nonlinear ODEs. Appl. Math. Comp. 534-543.

PostHeaderIcon Karnaval Blog dan Microsoft Bloggership 2010

Pagi ini saya terkejut. Saya seriuuus. Penyebabnya karena dapat email dari Oom Guskar yang memberitahukan bahwa tulisan saya terpilih dalam karnaval blog yang tayang tanggal 15/12. Tulisan saya kemarin, entah bagaimana, lolos dipamerkan di blog Oom Guskar. Padahal menurut saya, ratusan tulisan lain yang masuk juga sangat inspiratif. Tulisan saya pun akhirnya ‘nampang’ di sini. Sebagai gantinya, saya berhak memilih satu buku yang telah disediakan. Horeeee :D

Ngomong-ngomong tentang tulis-menulis, saya baru saja menulis untuk lomba yang lain. Kali ini, tulisan itu saya ‘pajang’ di blog saya yang lain. Tulisan tersebut saya buat untuk Microsoft Bloggership 2010. Sebuah ajang kompetisi dan penghargaan bagi narablog muda Indonesia. Program Microsoft Bloggership ini akan berlangsung dalam kurun waktu 6 bulan (Januari-Juni 2010). Narablog muda penerima BLOGGERSHIP ini kemudian akan mendapatkan kesempatan untuk menulis blog dalam perjalanan bersama Microsoft Indonesia ke beberapa provinsi di Indonesia, seraya dihadapkan dengan isu-isu dan kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan edukasi dan pemanfaatan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam menciptakan suasana belajar yang lebih hidup dan kreatif. Jadi, saudara-saudara.. mampir ke tulisan saya, beri feedback dan dukungan untuk saya yaa. Matur nuwun :)

 

Btw, nama belakang Oom Guskar ternyata seperti nama Ayah saya :D

PostHeaderIcon Kalau Nanti Jadi Ibu

“Kamu sekarang bisa ketawa, coba kalau nanti sudah jadi Ibu.”

Saya seketika berhenti tertawa. Ibu saya iniii… Paling tahu bagaimana cara memberhentikan tawa saya dan membuat saya berpikir. Saya serius. Seketika itu saya memikirkan kata-kata Ibu.

Kalau nanti jadi Ibu, apa iya saya jadi seperti Ibu yang….. Read the rest of this entry »

PostHeaderIcon Bulan Lalu, Sayang..

Bulan Lalu, Sayang..

 

bulan lalu, Sayang..
masih ingat kah? Read the rest of this entry »

PostHeaderIcon Promosi? Serahkan Pada Youtube

Jaman sekarang sih udah makin banyak cara kreatif yang bisa dipakai buat media promosi. Kalau dulu cuma sebar-sebar brosur trus menthok lewat iklan-iklan di televisi, sekarang internet dan berbagai jaringan sosialnya banyak dilirik. Mulai dari Multiply, Friendster, Facebook, Twitter, microblogging ala Plurk, dan kawan-kawannya. Ada lagi? Jelas. Bagaimana kalau kita lirik Youtube? Sudah kenal Youtube kan? Pasti kenal lah.. Read the rest of this entry »

PostHeaderIcon Dari Rumah Lama

Sebelum diisi ama barang-barang baru, saya mau mindahin beberapa barang yang banyak dicari, dari rumah lama ke sini. Let’s see.. Apa aja sih yang banyak dicari di rumah saya.. Saya pilih tiga aja deh..

cara ampuh melupakan seseorang

Dari perdebatan Sodara-Sodara di rumah lama saya, bisa disimpulkan kalau cara paling ampuh melupakan seseorang -dari jawaban serius ampe gak serius- yaitu :

  • Cari orang baru!! Bisa dengan metode ‘random’, bisa juga pilih-pilih dan tetep selektif. Nah, kalo udah dapet yang baru, seminimal mungkin jangan ngungkit-ngungkit yang ‘lama’.
  • Cari kegiatan-kegiatan baru!! Biarkan dirimu sibuk memikirkan kegiatan-kegiatanmu yang seabrek. Jadi gak mungkin sempet mikirin yang ‘lama’ itu.
  • Ikut organisasi-organisasi pemuda. Di sana pasti banyak High Quality Jomblo.
  • Pikirin yang lebih berguna. Misal : cita-cita yang membentang di depan mata. Masa depanmu masih panjang..
  • Cuekin aja. Jangan malah dipikirin. Karena cara terbaik untuk melupakannya adalah dengan tidak berusaha terlalu keras untuk melupakannya. Read the rest of this entry »
Protected by Copyscape Original Content Validator
Empunya Blog

Terima kasih sudah mampir (",)
What should I say? Twenty-something, dan narsis. Suka mengklaim diri sendiri sebagai orang yang smart. Tak pernah melewatkan kilatan kamera di tiap acara dan masih mengingat-ingat kapan pertama kalinya tertarik untuk 'menulis'. Ingin tau lebih banyak, monggo baca-baca dulu :)

Follow Me \^^/
March 2010
M T W T F S S
« Feb    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  
Tag
Paling Bawel Ajah
Yuk.Ngeblog.web.id
My BlogCatalog BlogRank