Sudah baca postingan saya sebelumnya? Akhirnya saya punya passport untuk bisa mneghadiri YES 2009 di Kuala Lumpur. Satu masalah yang muncul di benak saya kemudian, ternyata perjalanan ke Malaysia tidak dapat dilakukan dari Surabaya. Dan hal itu berarti…… Saya harus transit ke Jakarta terlebih dahulu.
Saya pun rajin memperhatikan situs-situs online maskapai penerbangan. Berharap rejeki tiket murah untuk pemesanan yang sudah H-3 hari keberangkatan. Namun sayang, sodara-sodara.. Tiket murah yang saya idam-idamkan tak saya dapatkan. Akhirnya, saya dan beberapa teman sepertualangan memutuskan untuk naik kereta ke Jakarta.
Kereta saya berangkat Jumat jam 5 sore dari Surabaya. Dan hal itu berarti, saya dan rombongan akan sampai di Jakarta esok harinya pada pukul 6 pagi. Perjalanan darat 12 jam itu sempat membuat saya deg-degan karena di tengah jalan, ada orang yang melempar batu ke kaca kereta. Serpihan kaca yang ada membuat penumpang yang duduk di samping jendela harus pindah tempat. Duh, serem banget lah yang jelas..
Let’s skip this one..
Dan akhirnya, saya pun sampai di Jakarta pagi hari itu. Bingung memikirkan bagaimana menghabiskan hari itu, kami pun memutuskan untuk nonton bareng 2012 di Pluit Village. Dan ternyata sodara-sodaraaaa.. Film-nya keren lo. Kalo disuruh nonton lagi juga gapapa deh
Malam rupanya betah dan tak ingin segera pergi dari Jakarta. Beruntung, teman dari Mbak Nadia Zahara menawarkan kami melihat kehidupan malam di Jakarta. Wooow.. Dan petualangan Jakarta Under Koper kami pun dimulai. Kami bertemu ‘wanita jejadian’ di Taman Lawang plus pria-pria penjaja yang tengah berpose (sok) kewl di Lapangan Banteng. Omaigooot.. Guide kami -sebut saja Mas Ulat Bulu- dkk sengaja memberhentikan mobil sejenak di Taman Lawang. Jelas saja ‘wanita’ di sana berlari kecil menghampiri. Huaaaa.. Kabuuuur. OK. Fine. Saya ngaku saya kalah cantik dibanding dia. Eh tapi paling tidak, saya asli wanita. Taman Lawang malam itu tidak terlalu ramai. Karena ternyata, di sudut tikungan satpol PP tengah beraksi. Hahaha.
Puas diterjang kengerian dihampiri ‘wanita’ Taman Lawang dan tawaran pria (yang mungkin seusia atau bahkan lebih muda dari saya) di Lapangan Banteng, kami pun memutuskan mengisi perut di Menteng. Ahahahaha.. Makan malam kami menyenangkan sekali karena mendapat suguhan kocak live music AGJ (Anak Gaul Jakarta). Two thumbs up deh buat performance act yang sangat menghibur.
Sudah selesai? Jelas beluuum. Kami melanjutkan perjalanan ke Museum Fatahillah untuk sesi pemotretan. Koneksi inet lagi lemot ni, sodara-sodara.. Jadi pamer-pamer fotonya kapan-kapan saja ya saya upload. Oh iya.. Di sana ada orang yang memberikan tantangan catur hanya dalam tiga kali jalan. Mas Ulat Bulu pun tertarik mencoba. Tapi sayang sekali….. Mas Ulat Bulu tidak berhasil mengalahkan bapak penantang.
Lelah yang menyenangkan. Time to go home, and take a sleep.. Bersiap menenteng koper ke tempat lain keesokan harinya. Yaaaa gitu de.. Saya kan cuma transit saja di Jakarta.
Oke-okeee… Tunggu lagi update saya selanjutnya..
- Sari Ajah -
Itu kemarin gue lg yg ngehampirin, kok langsung pergi sih??
*waria mode on*
Riki Pribadi´s last blog ..Me and English
[Reply]
Sari Ajah Reply:
November 20th, 2009 at 10:51 AM
serius lo?
)
yaelaaah..
besok-besok touch-up yang ‘wah’ yaaa..
biar gue lebih tertarik
[Reply]
Sari, kok alamat rumah barunya ndak dikasih tahu. Hiks, untung gi jln2 ke Unidede
Uke Poet´s last blog ..Boots To Keep Your Feet Warm
[Reply]
makanya, mampir duulu kerumah ku mbak :p
ga nymbung mode : on
jemiro´s last blog ..^^ Google Translate Ganti Wajah
[Reply]
jalan2 kok k taman lawang
…. tapi lumayan buat ketawaan
1nd1r4´s last blog ..Hmm…It’s a honeymoon ^_^
[Reply]
kalo waktu itu lw ajakin gw dan traktirin gw, koper lw akan gw tentengin ri ha ha ha
[Reply]