PostHeaderIcon Sticky Post : Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) 2010

PPAN? Apaan si? Pertukaran pemuda antar negara (PPAN) merupakan sebuah program kerjasama pemerintah Indonesia melalui Kemenegpora dengan beberapa negara asing. Harapannya sih, pemuda Indonesia dapat memperluas wawasan dan pengetahuan juga mendapatkan bekal untuk menghadapi tantangan global di masa mendatang. Untuk Jawa Timur sendiri, terdapat 4 program yang dapat dipilih dalam PPAN 2010, antara lain:

  • Indonesia – Canada Youth Exchange Program
  • Indonesia – Australia Youth Exchange Program
  • Ship for South-East Asian Youth Program (SSEAYP) ASEAN – Japan
  • Indonesia – Malaysia Youth Exchange Program

Tiap-tiap program memiliki batasan umur yang berbeda. Durasi program pertukaran pun berbeda-beda. Setelah peserta dinyatakan lolos dalam seleksi di tingkat propinsi, peserta akan mengikuti seleksi selanjutnya di tingkat nasional. Setelah lolos di tingkat nasional, maka peserta telah resmi menjadi duta muda terbaik Indonesia.

*udah lama dapet kabarnya sih, tapi baru sempet kesampean publish sekarang. Jadi yang kemaren sempet nanya-nanya PPAN 2010 untuk wilayah Jawa Timur, monggo dibuka website yang ini karena website yang satunya sedang bermasalah. Di sana bisa dilihat syarat-syarat, formulir pendaftaran, juga proses seleksi. Seleksi untuk wilayah lain kemungkinan besar menerapkan syarat dan proses yang sama. Jangan lupa!! Perhatikan batas akhir pengumpulan dokumen!! Good luck, guys :)

PostHeaderIcon Teman, Teman Baik, dan Teman Tidak Baik

Persahabatan bagai kepompong
Mengubah ulat menjadi kupu-kupu
Persahabatan bagai kepompong
Hal yang tak mudah, berubah jadi indah
Kepompong — Sinden Tosca

Dedicated to: semua teman-teman baik saya. Juga kamu, yang lagi baca tulisan ini :D

friends

BFF ;)

Menurut saya, istilah ‘teman’ saat ini sudah mengalami perluasan makna (generalisasi). Bahkan dua orang yang tidak saling mengenal, tak pernah bertatap muka, juga tak pernah ada interaksi sebelumnya dapat disebut ‘teman’ hanya karena permohonan ‘pertemanan’ di situs jejaring sosial seperti Facebook telah di-approve oleh si empunya FB.

Ok. Lalu, bedanya dengan teman baik? Jelas beda lah.. Saya mengenal beberapa orang di sekitar saya. Yang menyempatkan diri menemani saya menikmati kopi di coffee-shop, menanggapi bawel dan ribetnya curhat saya, membawakan makanan karena yakin tak akan mampu membuat saya meninggalkan deadline, tiba-tiba datang dengan satu kotak es krim saat saya sedih, pun juga ada yang bersedia menemani saya nonton konser jazz walaupun selera musiknya hardcore. Di saat yang sama, mereka tak pernah ragu menjewer telinga saya saat saya merajuk pergi ke resto seafood karena tahu akan vonis alergi yang saya dapat sejak tahun lalu. Memarahi saya habis-habisan saat sifat pelupa saya kambuh. Mereka bahkan bisa dengan terang-terangan mengkritik sikap yang patut dan tidak patut saya lakukan. Untuk mereka, orang-orang terbaik di kehidupan saya, saya menyebut mereka : teman baik.

Saya selalu percaya, semua orang dilahirkan sebagai orang baik. Salah satu keyakinan saya yang membuat teman-teman baik saya selalu was-was :D Namun hidup bukan negeri dongeng. Banyak tokoh antagonis di luar sana. Awalnya sih sempat syok bertemu dengan orang-orang seperti itu. Namun lama-lama, biasa saja. Cerita tentang beberapa teman yang tidak baik pun sering terdengar di telinga, termasuk tentang teman-teman yang ‘menusuk dari belakang’. Yang paling sering terjadi, biasanya teman-teman tipe ini bermuka dua. Di depan kita, semua tampak biasa saja bahkan terkesan ‘manis’. Tapiiiii, kalau di belakang kita sukanya malah hobi ngomongin kita, bongkar aib-aib kita. Dan ternyata tidak sedikit orang-orang yang seperti itu. Mungkin karena kebiasaan, atau juga karena tak pernah diingatkan. Yang kasihan jelas si korban yang kepercayaannya disalahgunakan ini. Aduh sinetron banget deh.

Bagaimana menghadapi teman ‘penusuk’ seperti ini?
Sabaaaaar!! Hehe. Mungkin, orang-orang seperti ini memang diciptakan untuk menguji tingkat kesabaran kita. Jangan langsung mengumbar emosi untuk menyerang mereka yang telah menyakiti hati. Tenangkan diri dulu, kemudian.. setelah cukup tenang, mampu mengendalikan emosi, dan berpikir jernih.. Coba ajak ketemuan si teman-tukang-tusuk (TTT) ini. Bukan untuk mencaci maki atau menjambak-jambak rambutnya. Tapi konfirmasi tentang tindakan TTT itu. Kalau kita teman yang baik, ingatkan si TTT bahwa apa yang dilakukannya salah. Jika si TTT meminta maaf dan berjanji untuk tidak mengulanginya, berikan TTT kesempatan kedua untuk memperbaiki diri. Tapi kalau si TTT malah sok-ga-tau-apa-apa, haduuu.. tinggalkan saja teman seperti itu.

Thanks God, saya dikelilingi teman-teman baik :)

PostHeaderIcon Wajib Bangga Indonesia!!

Sejak Pak Ut tidak bekerja di rumah, terpaksa tugas ‘antar jemput’ diserahkan ke saya. Jadi tiap jam setengah 8 dan jam setengah 5 sore saya pasti bisa ditemui di tempat Ayah saya bekerja. Dan kemarin sore, seperti biasa, saya sudah duduk manis di lobi. Menunggu penampakan Ayah tercinta. Dan voilaaaa… Saya pun melihat Ayah saya berjalan mendekat. Dan di sampingnya ada 2 bule!! Satu bule yang kira-kira sedikit lebih muda dari ayah saya. Sebut saja Uncle Tom. Satunya lagi anak Uncle Tom yang internship di Indonesia mulai bulan Maret, sebut saja May. Dan terjadi lah perbincangan singkat diantara May dan saya.
*isi perbincangan sudah saya terjemahkan demi kenyamanan pembaca sekalian. wkwkwkwk :D

May (M) : Sari, saya internship setengah tahun. Selama di sini, saya ingin sekali belajar budaya Indonesia. Saya suka sekali dengan tari Saman. Di mana kira-kira saya bisa belajar tari Saman?

Saya mulai berpikir.. Bukan berpikir di mana mencari sanggar tari, tapi berpikir tari Saman itu tari yang bagaimana.. Aduh payahnya saya…… Tapi karena tidak tahu dan malas sok tahu, akhirnya saya jawab saja dengan jawaban diplomatis.

Saya (S) : Maaf, May. Saya tidak mengetahui sanggar yang dikhususkan untuk tari Saman. Tapi kalau kamu mau, saya bisa tanyakan dulu ke teman saya. Mungkin dia mengenal seseorang yang bisa mengajarimu tari tersebut.

M : *mukanya seneng banget* Beneran? Makasih banget.

S : *cuma senyum-senyum.. masih belum ada gambaran tentang tari saman..*

trus trus?

PostHeaderIcon Anak Ke-berapa?

Saya tipe orang yang suka berandai-andai….

Misal : andai saya jadi pilot, saya bisa pergi ke banyak tempat. Atau andai saya punya kantong ajaib atau pintu ke mana saja. Termasuk andai-andai saya yang ada sejak saya kecil sampai sekarang.

Andai saya bukan anak pertama.

Nah lo. Kok bisa? Read the rest of this entry »

PostHeaderIcon Buku Diary

Kalau saya pikir-pikir lagi, sebenarnya hobi tulis-tulis dan coret-coret saya sudah ada sejak kecil…

Pada jaman dahulu kala.. *lebay*
Jaman-jaman saya masih mau masuk TK, saya hobi sekali corat-coret pake crayon. Semua jadi media corat-coret, mulai dari taplak, meja, lemari, dll. Demi memfasilitasi kenakalan putri mereka, orang tua saya membelikan banyak sekali buku mewarnai dan menulis. Beranjak sedikit gede, masuk SD, entah kenapa ortu, tante, oom, teman-teman, bahkan guru TK saya memberikan buku diary sebagai hadiah ulang tahun saya. Buku diary itu…. mm.. itu looo.. buku note kecil mungil, biasanya halamannya berwarna-warni, trus ada gambar-gambar lucu tiap halaman.

Masuk SD, ada trend ‘mengisi biodata’. Jadi, saat itu tiap anak di kelas selalu saling todong untuk mengisi biodata di buku diary masing-masing. Walaupun cuma berisi nama, alamat, TTL, dkk, tapi karena ditulis dengan spidol dan bolpoin warna-warni, halaman buku diary-nya jadi ramai warna sekali. Ditambah lagi di akhir biodata biasanya ditambah pantun singkat atau tulisan yang dibuat model tangga. Plus, ada foto si penulis biodata. Lumayaaan, jadi bisa koleksi foto gebetan. *nah loh*

Pindah kelas 3 SD, buku diary saya jadi ’sampah’ curhat dengan tulisan besar-besar yang tidak rapi sama sekali. Tanpa sadar, buku diary pun menumpuk semakin banyak.

Kebiasaan menulis diary itu berlanjut sampai SMA. Yang lebih menyenangkan, buku diary saya ‘jalan’. Jadi, satu buku bisa berisi keseharian dari 8 teman dekat saya. Sampai sekarang buku2 tersebut masih trsimpan rapi. Lucu juga mungkin kalau djadikan buku :lol:

Sayang, lepas SMA kebiasaan ini terhenti. Teman-teman kontributor pngisi buku sudah merantau ke berbagai pelosok dunia. Beruntung ada social networking yang tetap membuat tali persahabatan kami terjaga. Media corat-coret pun dipindah ke media online. Buku diary online pertama saya ada di blog Friendster. Karena akses terbatas, saya berpindah ke blog gratisan Wordpress. Terakhir, ke blog ini. Full akses. Ada beberapa post private juga dari teman2 dekat saya. Jadi bukan karena iming2 menghasilkan uang atau semacamnya. Lebih kepada penyaluran hobi corat-coret saya saja. Sama seperti kalau dari kecil saya disodori alat musik, mungkin sekarang hobi saya dekat dengan musik.

Sodara-sodara waktu kecil punya buku diary juga?

PostHeaderIcon Bed Rest — 5 Minutes Update

Jadi, kemana kah saya selama ini?

Umm.. Beberapa waktu lalu saya cuti sementara dari kerjaan buat fokus sama urusan skripsi. Jadi wajar kalau ada beberapa orang yang mempertanyakan kehadiran saya di tempat kerja. Kemudian, bagaimana nasib skripsi saya? Sayangnya, tidak berjalan lancar seperti harapan saya.

Saya tau dan sadar, menyerah atau putus asa sangat tidak disukai oleh Tuhan. Juga fakta bahwa pelaut yang tangguh tidak dibentuk oleh lautan yang tenang. Oleh karena itu, saya tidak ingin menyerah begitu saja walaupun pada kenyataannya, mengharuskan saya berjuang sendiri. Menempa diri, mengeraskan hati. Tapi alarm tubuh saya telah berbunyi, dan lusa kemarin saya collapse. Nasihat dokter, yaaaa sama aja.. seperti dokter-dokter pada umumnya : saya harus bed rest, duduk manis, tidur-tiduran, memikirkan hal yang menyenangkan, menjauhi stres, kalau perlu berlibur. Whaaaat? Berlibur? Kerjaan saya masih banyak, Pak Dokteeeerrr………

Sedih? Jelas. Karena dengan begitu lagi-lagi kuliah saya molooor. Ditambah fakta mengecewakan beberapa orang dan harus collapse. Sigh. Menyebalkan. Tapi untuk waktu-waktu berjuang dan belajar kemarin, no regret at all.

Apakah saya menyerah? Tidak. Saya masih memperjuangkan kelulusan saya pastinya. Lalu kejadian collapse kemarin, saya rasa saya mendapat hikmahnya. Paling tidak sekarang, saya tau pasti kapasitas diri saya. Iya, Tuhan.. Maafkan saya yang tidak menyadari bahwa tiap manusia terlahir dengan peran dan kapasitasnya masing-masing. Maafkan saya yang tidak menyadari bahwa saya TIDAK mungkin bisa melakukan SEMUA hal. Maafkan saya yang telah menyakiti tubuh titipanMu ini.

*Biasa.. Bawaan demam : suka meracau tidak jelas. Aaaaaah.. Saya benci jadi ‘tahanan’ bed rest. Cuma bisa gulung-gulung kanan-kiri di atas kasur, ga bisa ngapa2in, maen henpon, apdet juga via henpon :cry:

PostHeaderIcon Cerita Penghujung Akhir Tahun #2: Ngaca!!

Hiyaaaah.. Kok ya pas rasanya postingan ini buat akhir tahun. Latar belakangnya dari kritikan dosen pembimbing saya tentang sikap saya yang keterlaluan. Pernah baca postingan saya tentang ketidaksetujuan saya dengan adanya calo? Menurut beliau, keberadaan calo tersebut justru tidak dapat disalahkan karena adanya keluarga yang harus dinafkahi. Pertanyaan pun kembali kepada saya, sudah sebenar apakah saya sampai bisa mengkritik orang lain? Sama seperti kalau Ibu saya yang bertanya, pertanyaan beliau pun berhasil membuat saya diam dan merenung :sad:

Iya. Saya memang terlalu sibuk menilai orang lain, padahal salah saya juga banyaknya amit-amit. Kemarin saat pergi ke KL saja saya meninggalkan tugas saya dan jadilah tugas tersebut keteteran. Parahnya, saya kadang tidak berpikir panjang bagaimana sikap saya dapat berimbas dan merugikan orang lain. Sudah? Yang lain banyaaak.. Nanti saya update lagi.

*to be continued…. saya telat ke kampus :cry:

PostHeaderIcon Cerita Penghujung Akhir Tahun #1: Tugas Akhir Saya..

Kalau dulu di blog yang satunya saya pernah buat list tentang judul-judul Tugas Akhir saya dan teman-teman angkatan saya, sekarang saya mau buat review sedikit tentang apa yang saya kerjakan untuk Tugas Akhir saya. Singkatnya, Tugas Akhir saya ini bertujuan untuk membuat aplikasi yang dapat digunakan untuk mencari solusi dari sebuah sistem singular dari dua persamaan diferensial biasa nonlinear. Ribet? Makanya dibaca sampai habis dulu.

Sebuah persamaan diferensial biasa (PDB) nonlinear tidak dapat diselesaikan dengan cara analitik seperti PDB linear biasanya. Permasalahan menjadi semakin rumit saat dua PDB nonlinear membentuk sebuah sistem yang singular, dimana nilainya sangat besar atau tidak terdefinisi pada O(0,0,0). Sehingga, untuk mencari penyelesaiannya digunakan metode numerik.

Nah, untuk menyelesaikan permasalahan numerik tersebut digunakan pendekatan dengan reproducing kernel space. Rep. kernel space yang kita gunakan di sini adalah W2[0,1] dan W1[0,1] dimana L:W2[0,1]->W1[0,1] merupakan bounded linear operator. Yang artinya, L merupakan transformasi linear dari dua vektor space yang telah ternormalisasi dan mempunyai batasan-batasan yang sama. Dalam hal ini, melalui definisi yang ada pada ref.[1], batasan tersebut yaitu u(0)=v(0)=0.

Setelah membuktikan bahwa kedua rep. kernel space tersebut bounded, maka kita dapat menggunakan rep. kernel dari W2[0,1] untuk mencari set vektor pada space tersebut. Set vektor yang kita dapatkan kemudian dinormalisasi dengan algoritma Gram-Schmidt. Hasil dari proses ini menghasilkan set ortonormal dan koefisien ortogonal. Kedua hasil inilah yang kemudian diproses lebih lanjut untuk mendapatkan solusi sistem singular dari dua persamaan diferensial biasa.

Sudah? Masih banyak detil sebenarnya. Besok-besok saya bagi lagi. Bukan berarti saya bener. Ini juga masih belajar. CMIIW. Feel free to contact or correct me..

*further reading :
1. Lu Xueqin, Cui Minggen. 2007. Solving a singular system of two nonlinear ODEs. Appl. Math. Comp. 534-543.

PostHeaderIcon KTT Perubahan Iklim Copenhagen

Saya tahu Surabaya memang kota dengan cuaca yang sangat panas. Tapi buat saya yang dari orok sudah lahir dan besar di Surabaya, cuaca di Surabaya akhir-akhir ini jaaaauh lebih panas daripada biasanya. Iklim sudah berubah rupanya. Ketidakseimbangan terjadi di mana-mana. Serba timpang tindih.

Para pemimpin negara dari berbagai belahan dunia pun melaksanakan suatu konferensi tingkat tinggi tentang perubahan iklim ini di Copenhagen, Denmark. Harapannya, muncul suatu resolusi bersama untuk ‘menyelamatkan bumi’. Bayangkan saja, jika pemanasan global terus menerus terjadi dan jumlahnya meningkat, dapat dipastikan es di kutub akan mencair. Konsekuensinya? Jelas saja negara-negara kepulauan di sekitar kutup akan tenggelam. Indonesia? Mungkin saja.. Entah berapa tahun lagi.

Baru-baru ini, pemimpin dunia dari berbagai belahan dunia membicarakan isu global perubahan iklim ini dalam sebuah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perubahan Iklim di Copenhagen, Denmark. Menurut BBC News, ada beberapa hal yang berhasil diubah oleh Copenhagen : apa saja sih hasilnya?

PostHeaderIcon Kado Ulang Tahun

10 hari sebelum ulang tahun sahabat saya (01/01)
33 hari sebelum ulang tahun ayah saya (23/01)
39 hari sebelum ulang tahun adik saya (29/01)

Dan saya butuh bantuan sodara-sodara semua. Sebagai ucapan terima kasih, saya telah menyiapkan 7 buku karya penulis-penulis favorit saya :
- Hell Yeah (Fira Basuki)
- Perahu Kertas (Dewi Lestari)
- Traveler’s Tale (Ninit Yunita ++)
- The Winner Stands Alone (Paulo Coelho)
- Gege Mencari Cinta (Aditya Mulya)
- When Silly Met Venus (Blogger kondang : Mbok Venus ama Mbak Silly)
- Negeri van Oranje

Tertarik? Caranya gampang..
- Pikirkan ide tentang apa yang dapat saya lakukan/berikan di hari ulang tahun ketiga orang penting tersebut.
- Tuliskan ide sodara-sodara sebagai komentar di artikel ini.
- FOLLOW MY BLOG!! Karena 2 pemenang akan saya pilih asal-asalan dari list FOLLOWERS saya.
- Jadi TOP KOMENTATOR. 2 orang teratas yang ada di list top komentator pada tanggal 29/01 secara otomatis berhak atas buku yang ada.
- Kemukakan semua ide-ide yang terpikir. 3 orang pemenang akan saya pilih dari ide-ide yang ada.
- Pemenang akan saya hubungi melalui email untuk buku yang diinginkan pada tanggal 30/01.
- List resmi pemenang akan diumumkan di blog ini pada tanggal 31/01.

Jadi bagaimana dengan ide sodara?? :D

Protected by Copyscape Original Content Validator
Empunya Blog

Terima kasih sudah mampir (",)
What should I say? Twenty-something, dan narsis. Suka mengklaim diri sendiri sebagai orang yang smart. Tak pernah melewatkan kilatan kamera di tiap acara dan masih mengingat-ingat kapan pertama kalinya tertarik untuk 'menulis'. Ingin tau lebih banyak, monggo baca-baca dulu :)

Follow Me \^^/
March 2010
M T W T F S S
« Feb    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  
Tag
Paling Bawel Ajah
Yuk.Ngeblog.web.id
My BlogCatalog BlogRank